.jpg)
2 hari yang lalu saya harus keluar kota karena ada kabar duka.
Perjalanannya pun terbilang singkat, tapi sangat menguras tenaga:
- Berangkat jam 9 malam
- Sampai tujuan jam 9 pagi
- Habis dzuhur langsung pulang lagi
- Sampai rumah jam 11 malam
Perjalanan yang benar-benar melelahkan.
Tapi di tengah capek itu, saya justru sadar satu hal penting.
Tentang pentingnya manajemen energi.
Banyak orang menganggap remeh hal ini, padahal menurut saya ini lebih penting daripada manajemen waktu.
Banyak orang sibuk:
- Atur jadwal
- Time blocking
- To-do list panjang
Tapi lupa satu hal penting → energi yang dipakai untuk menjalankan semua itu.
Energi itu seperti baterai.
Kalau baterainya sudah habis, tapi kita tetap memaksa melakukan banyak hal, hasilnya pasti tidak maksimal.
Kalau hanya fokus ke manajemen waktu, tapi lupa menjaga energi, inilah yang bikin banyak orang cepat tumbang dan akhirnya tidak menyelesaikan apa-apa.
Karena energi sangat mempengaruhi:
- Fokus
- Emosi
- Kualitas keputusan
Produktivitas bukan cuma soal berapa lama kita bekerja.
Tapi dalam kondisi apa kita mengerjakan pekerjaan tersebut.
Ini beberapa hal yang menurut saya bisa membantu menjaga kualitas energi agar tetap optimal.
1. Kerjakan yang sulit di pagi hari
Pagi hari sangat menentukan kualitas hari kita.
Di pagi hari, pikiran dan mental masih fresh, belum banyak distraksi.
Karena itu, lakukanlah hal paling sulit di pagi hari.
Contohnya: olahraga pagi.
Banyak orang menunda olahraga sampai sore atau malam.
Padahal faktanya, setelah seharian bekerja, energi sudah terkuras.
Olahraga pagi justru bisa membantu boost energi untuk seharian penuh.
Kenapa yang berat justru dikerjakan dulu?
- Melatih disiplin
- Sisa hari terasa jauh lebih ringan
Tips:
Identifikasi 1–2 tugas terpenting, kerjakan sebelum jam 10 pagi, supaya tidak jadi beban pikiran seharian.
2. Tidur siang
Ada yang bilang:
- Tidur siang itu cuma buat pemalas
- Tidur siang itu cuma buat anak SD
Tapi kalau Anda seorang muslim, mungkin perlu menyimak hadits ini.
Hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu:
قِيْلُوْا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ
"Tidurlah qailulah (tidur siang), karena setan tidaklah mengambil tidur siang."
Sumber: HR. Abu Nu'aim dalam Ath-Thibb
Status: Sanad hadits ini hasan menurut Syaikh Al-Albani (Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 1647)
Selain itu, ada juga banyak jurnal yang membahas manfaat tidur siang.
1. Meningkatkan produktivitas & kinerja kognitif
- Meningkatkan kewaspadaan, memori, dan kemampuan belajar
- Meningkatkan kreativitas dan problem-solving
- Durasi optimal: 20–30 menit
Sumber:
Milner, C.E. & Cote, K.A. (2009), Journal of Sleep Research
2. Menurunkan risiko penyakit jantung & hipertensi
- Tidur siang ≤30 menit menurunkan risiko tekanan darah tinggi hingga 21%
- Tidur siang 3x/minggu menurunkan risiko mortalitas koroner
Sumber:
- NHLBI Study (Spain, 3.200+ partisipan)
- Dutheil, F., et al. (2021), meta-analisis
3. Mengurangi stres & meningkatkan kesehatan mental
- Menurunkan stres dan kelelahan
- Memperbaiki mood dan regulasi emosi
- Memberikan efek relaksasi
Sumber:
Alpert, J.S. (2025), The American Journal of Medicine
3. Jaga makanan
Makanan adalah sumber energi dan bahan bakar tubuh.
Kalau bahan bakarnya salah, ya energinya tidak akan optimal.
Sama seperti kendaraan bensin yang diisi solar — cepat atau lambat pasti bermasalah.
Salah satu yang perlu diwaspadai adalah gula berlebihan.
Gula berlebih bisa menyebabkan:
- Lonjakan insulin mendadak
- Energy crash setelahnya
- Badan lemas dan sulit fokus
Itu sebabnya banyak orang habis sarapan justru ngantuk.
Contoh:
Pagi-pagi makan bubur ayam + gorengan + es teh manis.
Alternatif yang lebih baik:
- Sarapan protein dan lemak sehat
- Karbohidrat kompleks, bukan simple carbs
- Kurangi gula dan makanan olahan
Tujuannya supaya gula darah tetap stabil, dan energi bisa bertahan lebih lama.
4. Tidur cukup
Banyak orang justru bangga dengan:
- Begadang
- Kerja sampai subuh
Padahal malam diciptakan untuk istirahat. Itu sunnatullahnya.
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا
وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا
وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا
Artinya:
“Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat, Kami jadikan malam sebagai pakaian, dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan.”
(QS. An-Naba’ 78: 9–11)
Begadang bukan bikin kita makin produktif.
Justru bikin energi makin cepat habis, karena kita harus “membayar” kurang tidur itu di siang hari.
Intinya:
- Energi terjaga → pikiran lebih jernih
- Pikiran jernih → keputusan lebih baik
- Keputusan baik → produktivitas meningkat
Mungkin masalah kita bukan kekurangan waktu.
Tapi terlalu boros energi, sehingga apa pun yang kita kerjakan jadi tidak maksimal.