Jangan asal ngejudge pecandu PMO dari wajah

Dont judge book by its cover

Beberapa hari lalu saya dapat komentar yang bikin saya ketawa sekaligus mikir. Komentarnya begini:

“Bang, muka kamu itu muka-muka raja bokep. Berapa kali sehari keluarin? Berapa kali seminggu PMO?”

Lucu sih, tapi juga bikin saya mikir. Masa iya orang bisa menilai kecanduan seseorang cuma dari wajahnya? Kalau salah, bukankah itu jatuhnya fitnah?

Oke, anggap saja saya memang pernah kecanduan PMO (dan saya nggak akan bela diri soal itu). Tapi kalau tuduhannya salah? Itu bisa jadi dosa buat yang nge-judge.

Jerawat, Minder, dan PMO

Kalau Anda lihat wajah saya sekarang, memang ada banyak bekas jerawat. Itu bukan karena aura “raja bokep,” tapi karena dulu waktu SMP saya benar-benar nggak merawat diri. Saya malas, nggak kenal skincare, dan ya… jadinya jerawatan parah.

Tahun 2005 saya SMP, masa-masa puber. Nggak ada tuh konten kreator skincare di YouTube kayak sekarang. Saya biarin aja muka saya, dan hasilnya jerawatan parah. Akhirnya, saya jadi minder, nggak pede, apalagi kalau mau deketin cewek.

Rasa minder itu bikin saya stres, bahkan depresi. Dan pelarian saya? Ya, PMO.

Jadi kalau ditanya apakah PMO bikin wajah kusam? Menurut saya bukan langsung dari aktivitasnya. Belum ada jurnal yang bilang begitu. Tapi dampaknya ke mental, ke self-esteem, itu nyata banget. Dan dari situ akhirnya bisa memengaruhi penampilan.

Pecandu PMO Itu Nggak Bisa Ditebak dari Luar

Banyak orang berpikir kalau pecandu PMO itu pasti mukanya kusam, nolep, nggak terurus. Sebaliknya, orang yang glowing dan wangi pasti bersih dari kecanduan.

Faktanya nggak sesederhana itu.

Dulu saya sering dapat email curhat dari banyak orang. Mereka cerita kalau kecanduan PMO. Dan Anda tahu siapa mereka?

  • Ada yang sudah menikah, punya anak.
  • Ada yang kerja di perusahaan bagus, mukanya glowing, rapi, ganteng.
  • Ada yang kelihatan “high profile” banget, bukan tipe orang yang Anda sangka pecandu.

Itu bikin saya sadar, circle Anda mungkin masih sempit kalau masih percaya pecandu PMO itu hanya “orang kusam tak terurus.”

Jangan Asal Melabeli

Coba bayangin: ada tukang bangunan yang tiap hari kerja di bawah matahari, kulitnya kusam. Apakah otomatis dia pecandu PMO?

Atau seorang ayah baru yang kurang tidur karena begadang jagain bayi. Matanya hitam, wajahnya capek. Apakah itu tanda kecanduan?

Tentu tidak. Tapi banyak orang gampang nge-judge hanya karena penampilan luar. Padahal kita nggak pernah tahu cerita di balik wajah seseorang.

Jadi, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Daripada kita sibuk nge-judge orang lain, mending kita fokus upgrade diri. Karena kecanduan, depresi, stres — semua itu bisa menimpa siapa saja. Mau dia remaja nolep, atau bapak-bapak dengan kerjaan mapan, tetap bisa kena.

Jadi lain kali kalau ketemu orang yang wajahnya kusam, capek, atau nggak sesuai ekspektasi Anda, jangan buru-buru ngecap dia pecandu ini-itu. Ingat, wajah bukan indikator segalanya.

Menurut saya, lebih baik kita sibuk memperbaiki diri daripada sibuk menilai orang lain dari tampilan luar.