
https://x.com/EvaFox/status/2042114943567245340"Kapitalisme menciptakan kemungkinan untuk menang-menang-menang (win win win). Dulu, ini adalah permainan zero-sum game di mana seseorang menang, sementara orang lain kalah.
Kesalahan terbesar yang dilakukan orang-orang, terutama para intelektual, adalah mereka masih berpikir bahwa kita berada di dunia zero-sum. Mereka terobsesi dengan beberapa miliarder karena Bernie Sanders berpikir bahwa Jeff Bezos dan Elon Musk entah bagaimana mencuri uang dari rakyat.
Mereka tidak memahami bahwa ini adalah mesin kemakmuran yang menciptakan lebih banyak, bukan hanya untuk miliarder-militer itu, tetapi untuk segala hal yang mereka sentuh. Mereka menciptakan nilai bagi pelanggan mereka, mereka menciptakan nilai bagi karyawan mereka. Pemasok mereka sedang berkembang pesat, investor mereka melihat modal mereka meningkat. Modal itu bisa diinvestasikan kembali dan bertumbuh secara majemuk.
Semua filantropi pada akhirnya berasal dari bisnis. Di situlah keuntungannya berada.
Dari mana semua pajak berasal? Pada akhirnya juga dari bisnis. Ini adalah mesin yang sedang mengangkat umat manusia keluar dari kemiskinan. Para wirausahawan adalah penggerak mesin itu. Seseorang seperti Elon Musk, dia hanya mendapatkan potongan yang sangat, sangat, sangat kecil dari nilai yang dia ciptakan untuk seluruh dunia."
...
Kapitalisme adalah mesin yang sedang mengangkat umat manusia keluar. Pengusaha adalah penggerak mesin itu."
- John Mackey
Mindset lama zero-sum game harus kita tinggalkan. Mindset ini sebenarnya peninggalan zaman penjajahan tepatnya era ekonomi berbasis merkantalisme. Adam Smith sudah lebih dahulu mengkritik pendekatan ini. Menurutnya kekayaan bukan cuma barang langka seperti "emas", bisa juga "produktivitas", "inovasi", "kreativitas", dll.
Sekarang saatnya beralih dari mindset zero-sum game dan memilih mindset win-win mentality.
Knowledge Creation = Infinite Wealth Potential
Teknologi & ilmu → membuat “kue ekonomi” terus membesar
“Problems are inevitable, but problems are soluble.” - David Deutsch
Rumusnya adalah: Selama manusia terus memecahkan masalah, value baru akan terus tercipta → positive-sum secara alami.
jangan memprediksi atau melihat masa depan dengan sudut pandang kelangkaan. Tapi selalu proaktif berpikir sebagai "pencipta".
Dalam perangkat lunak, para pengusaha dan engineer menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Youtube, Facebook, ChatGPT, adalah mesin penghasil kekayaan yang diciptakan melalui ketiadaan.
Dalam konteks energy. Manusia selalu bisa beralih dari yang langka dan tidak bersih menjadi energi yang murah dan bersih. Misalnya dari minyak -> tenaga listrik.
"Wealth Creation" berarti "membuat sesuatu hal":
1. ada yang dibuat,
2. dan tahu cara membuatnya.
Kuncinya ada di point 2 ada pengetahuan cara membuatnya. Jika itu berkaitan hal baru/ceruk baru, disini kita butuh inovasi.
Jika kita ingin menciptakan kekayaan dengan menjual energi bersih dan ramah lingkungan melalui energi matahari, maka kita perlu riset dan inovasi dibidang itu.
Sebenarnya potensi sumber daya sejak zaman batu hingga kini tetaplah sama. Minyak bumi, dan uranium sudah ada sejak zaman batu. Perbedaannya ada di "knowledge". Manusia zaman batu tidak menyadari potensi sumber daya tersebut, dan mereka tidak punya pengetahuan untuk mengolahnya jadi sesuatu. Jadi kuncinya ada di "pengetahuan". Seperti David Deutsch yang sering aku kutip di newsletter ini: Pengetahuan berfungsi sebagai penjelas. Dan manusia adalah makhluk yang bertindak sebagai pelakunya.
Lalu bagaimana dengan level personal? Jika kamu ingin menciptakan aliran saldo masuk ke rekeningmu, kamu bisa mencari ceruk baru yang masih hijau. Contoh kata kuncinya misalnya "claude". Seperti yang kita bahas tadi, jika ingin menciptakan produk disini maka kamu harus tahu apa yang ingin kamu buat dan tahu cara membuatnya (skill). Jika gak punya skill, berikan dirimu waktu untuk mendalaminya misalnya 2 minggu s/d 1 bulan.
Contoh produk:
- Course claude (ide produk) -> pelajari dan dalami claude -> produk -> sales.
- Otomasi dengan Claude (ide produk) -> pelajari dan dalami claude -> service -> sales.
Contoh yang udah menerapkan ini. Saat kamu berhasil mengubah ide dikepalamu menjadi barang yang bisa diakses orang lain (produk) maka akan berlaku hukum ekonomi "ada barang, ada permintaan".
Ekonomi modern = positive-sum game berbasis pengetahuan (skill, experience, experiment, creation). Kapitalisasi solusi jadi wealth yang scalable.
https://www.instagram.com/p/DTZlHRvAUu5/?img_index=1Jika kamu adalah 1 dari 10 orang yang meluangkan waktu mendalami Claude AI, maka hanya kamu yang bisa menciptakan produk berbasi claude dan 9 lainnya menjadi pembeli produk mu.
Ingat, produk yang kita ciptakan tidak harus bersifat modern dan kekinian. Produk juga tidak harus dalam bentuk fisik, produk bisa bersifat digital (peluangnya ini tanpa batas).
Jika kamu ingin membuka warung pecel lele, maka kamu butuh mempersiapkan sumber daya fisik: lahan, kursi, bahan. Sebaliknya jika kamu ingin membuat produk digital, kamu perlu menyiapkan: pengetahuan, tools, dan credit AI hihi.
Btw, secara pribadi sudut pandang ini sangat-sangat mengubah cara berpikir dan tindakanku. Yang tadinya aku selalu melihat dari sudut pandang kelangkaan dan persaingan kini aku jadi lebih positif thinking bahwa selalu ada cara lain (kreatif).
- Lebih mudah menciptakan uang/produk daripada sekadar mencari pekerjaan. (Hari ini juga aku bisa membuat produk dan melemparkannya ke pasar. Sedangkan mencari pekerjaan berarti kita harus bersaing dengan orang lain dan kita bersikap reaktif karna harus menunggu jawaban dari pihak pemberi kerja). Ini bukan omong kosong, saya pernah tetiba berpikir membuka kelas vibe coding lalu membuat posternya lalu memposting hari itu juga dan ya.. ada yang beli kelasnya).
- Kolaborasi lebih menguntungkan daripada kompetisi.
- Fokus pada memperbesar “kue”, bukan berebut bagian.
Oke, mari kita jujur. Ide-ide diatas seringkali hanya bertahan di kepala. Tantanngya selanjutnya adalah bagaimana kamu mengubahnya menjadi tindakan nyata. Ini gak mudah, ada banyak tantangan. Dan tantanngya seringkali bersifat "mental". Sebagai contoh, jika hari ini tetiba kamu mendapatkan momen eureka karna dapat ide produk menarik, maka bisa jadi ide tersebut tidak akan menarik lagi di esok harinya. Contoh lainnya, kamu ngerti kalo jualan bakso keliling ditempat keramaian bisa tembus 1juta sehari. Sayangnya ide tersebut tidak cocok dengan mu, karna menurutmu gelar sarjana dan perjuanganmu merantau ke luar kota tidak bisa menerima itu. Kamu dan orang tua mu merasa, harusnya lebih dari itu. Ini nois dalam kepala.
Untuk lepas dari hambatan mental ini, aku rekomendasikan kamu belajar satu kata kunci "transurfing reality". Intinya adalah tentang bagaimana kamu mengubah realitas dari dalam kepalamu. Yes ini semua permainan olah realitas.
Contoh: kamu bisa lo memindahkan suatu objek dari kota A ke kota B.
Apa yang terjadi disini?
- Melalui kepalamu, kamu mencari supplier di kota A.
- Kamu mempengaruhi orang tersebut lewat pikiran mu. Kamu minta dia mengirim barang ke kota B.
- Sehingga barang tersebut berpindah ke kota B.
Artinya: kamu bisa mempengearuhi realitas.
“Segala yang dapat kamu imaginasikan adalah nyata.” ― Pablo Picasso

Semua hal diciptakan dua kali: pertama dalam pikiran (mental creation), lalu dalam kenyataan (physical creation).
- The 7 Habits of Highly Effective People by Stephen R. Covey.

Sebuah ide, rencana, atau tujuan itu selalu dimulai dari pikiran, dibayangkan, dirancang, dipikirkan-- lalu kemudian diwujudkan dalam tindakan nyata.
Kalo kamu tertarik memahami lebih dalam tentang ekonomi kreator ini, boleh cek ebook saya ini: Ebook: Make Money Online Guide (MMOG)
Itu saja hari ini. Thanks udah baca.
note: btw artikel ini awalnya bagian dari edisi 5 weeks ideas. tapi karna kepanjangan, aku jadiin artikel tersendiri aja.