Kehidupan sering kali diibaratkan sebagai sebuah perlombaan. Dalam pacuan kuda atau balapan F1, yang paling menentukan bukanlah siapa yang memulai dengan cepat di garis start, melainkan siapa yang pertama kali melintasi garis finish. Demikian pula dengan hidup kita; amal seseorang sangat tergantung pada penutupnya (innamal a'malu bi khawatimiha). Meskipun masa muda kita mungkin penuh dengan goresan hitam dan kemaksiatan, kita selalu memiliki harapan untuk memperbaiki diri di "putaran terakhir" agar bisa meraih husnul khatimah,,

This content is for registered members only.

...