Betapa sering kita merasa paling tahu, paling benar, dan terburu-buru menilai segala sesuatu hanya dari apa yang tampak di permukaan? Kecenderungan untuk menghakimi berdasarkan logika sebab-akibat yang terbatas adalah sifat alamiah manusia. Namun, ada sebuah kisah kuno dalam Al-Qur'an yang menantang cara pandang ini secara radikal, mengajak kita menyelami samudra kebijaksanaan yang tersembunyi di balik realitas kasat mata.
This content is for registered members only.
...