Hallo, salam kenal.

Di tulisan pertama ini izinkan saya memperkenalkan diri, saya biasa dipanggil Kang Aang & Alhamdulillah saya sekarang menjalani usaha bersama partner dibidang aluminium, beliau namanya Mas Rudi.

ini foto bersama mas rudiini foto bersama mas rudi

Usaha ini saya bangun bersama mas rudi sudah jalan 1 tahun 9 bulan. Alhamdulillah, dan usaha ini kami beri nama /@juraganaluminiumdankaca (bisa dicek google ada website dan sosial medianya).

Jadi saya bertugas sebagai marketer dan mas rudi sebagai produsen yang paham dunia produksi dan mengelola tim dibidang Aluminium, clear ya!

Kenapa akhirnya kami memutuskan partneran untuk membangun usaha ini, karena kami saling melengkapi.

Saya pernah ada dititik PUTUS ASA!
Wah putus asa, kenapa tu Kang? Iya bener putus asa.

Fyi, dengan background saya digital marketing walaupun sudah lama tapi masih jauh untuk dikatakan ahli.

Saya sudah lama berkecimpung didunia digital marketing sejak 2015 akhir,
kurang lebih sudah lebih dari 10 tahun lah ya.

Tetapi saya belum pernah merasakan manisnya dari sebuah industri yang namanya digital marketing.

Yang kata orang industri digital marketing, bisa membuat hidup lebih enak.

Okey, kembali ke topik ya.


Singkat cerita, sebelum saya memutuskan untuk bekerja sama dengan partner untuk menjalankan usaha ini, murni awalnya hanya silaturahmi berjunjung ke tempat mas rudi ini, beliau ini sudah usaha bidang aluminium waktu itu sudah jalan 5 tahun lebih.

Akan tetapi, waktu itu untuk pemasaran secara digitalnya masih sangat sederhana, hanya buka toko di marketplace dan daftar google bisnis (atau gmaps).

Dan, saat itu beliau cerita pengen banget punya aset digital dan mulai main di online secara menyuluruh.

Lalu apa yang membuat saya dan mas rudi menjadi partner ini untuk membangun usaha dengan nama /@juraganaluminiumdankaca, karena kami memiliki tujuan yang sama ingin memberikan manfaat kepada tim (yang bekerja) untuk kehidupan yang lebih layak.

Fyi, karena sebagai tukang aluminium ini bukan semua ya, akan tetapi penghasilannya masih jauh banget dibandingkan profesi yang lain.

Jadi tergugah dan semangat saya balik lagi, setelah bertemu mas rudi ini.

Saya waktu itu hanya tanya satu hal ke mas rudi, yaitu
"Lo percaya sama gw untuk mengembangkan usaha ini, dan mulai bangun aset digital kita..?"

Beliau jawab, "Gas kang, gw percayakan ke lo"

Nah dari situ mulai membedah, dan atur startegi.
Untuk cerita lebih detailnya bagaimana saya membangun usaha ini, akan saya bahas ditulisan lainnya.

Untuk kali ini saya hanya ingin mengangkat cerita, bahwa menjadi tukang aluminium dengan pemasukan yang tidak pasti, bahkan dibayar harian. Terkadang untuk cukup buat makan untuk anak istri dirumah atau dikampung halaman saja sudah sangat bersyukur. Seringnya kurang, tapi mereka tetep bersyukur.

Mungkin, buat Anda yang kehidupannya sudah layak, akan bilang, lah terus apa masalahnya buat gw?

Bukan itu pesan yang ingin saya sampaikan disini, terkadang profesi seorang tukang aluminium ini banyak disepelekan oleh orang (tidak semua ya).

Jadi jika kehidupan Anda saat ini, layak aman dan cukup bisa membeli apapun yang Anda mau tanpa mikir besok gimana. Bagus untuk Anda.

Karena bagi tukang aluminium seperti kami, hari ini masih ada kerjaan itu sudah cukup untuk kami, itu tandanya ada uang yang bisa dibawa pulang untuk keluarga hari ini. Alhamdulillah.

Jadi sudahkah Anda bersyukur hari ini?

Sampai bertemu ditulisan selanjutnya, insyaAlloh.