Bunyi ting dari HP Android retak memecah keheningan jam dua pagi. Bau obat nyamuk bakar bercampur aroma kopi saset sisa semalam memenuhi kamar kos berukuran tiga kali tiga meter. Di layar yang retak itu, sebuah pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal muncul membawa petaka. "Paket Anda tertahan di gudang, silakan klik dokumen berikut untuk verifikasi." Jari yang kapalan setelah seharian menarik tuas gas motor meluncur begitu saja. Klik. Layar sempat berkedip. Bip bip bip. Tiga menit kemudian, saldo lima juta rupiah hasil menabung berbulan-bulan untuk membayar uang pangkal sekolah anak lenyap tanpa sisa.
This content is for registered members only.
...