Duduk di depan layar monitor pada pukul sebelas malam, ditemani sisa kopi yang mulai mendingin dan tenggat waktu yang mencekik, kita sering kali mencari jalan pintas. Jari kita mengetikkan sebuah pertanyaan panjang di kolom obrolan ChatGPT, Gemini, atau Grok. Dalam hitungan detik, layar menampilkan rentetan kalimat yang mengalir mulus. Paragrafnya tertata rapi. Ada poin-poin bernomor yang membuatnya terlihat sangat akademis. Kosakatanya meyakinkan. Kesimpulannya terdengar masuk akal. Kita menghela napas lega, menyalin teks tersebut, lalu menempelkannya ke dokumen kerja kita. Selesai.
This content is for registered members only.
...